Oman Somantri

Jaringan Komputer

MEMBANGUN JARINGAN ETHERNET HOP TUNGGAL DENGAN PROTOKOL TCP / IP

Praktikum susulan Modul 1

Modul pertama membahas tentang bagaimana menghubungkan peralatan fisik yaitu ethernet dan UTP cable, dengan cara menjalankan dua atau tiga buah komputer PC dan tentunya dapat dihubungkan jdengan jaringan komputer sederhana dengan cara yang tidak sulit serta peralatan yang mudah didapatkan. Dengan terhubungannya dua atau tiga komputer ini, maka komputer satu dapat memanfaatkan sumber daya yang ada di komputer kedua seperti untuk transfer file, bernagi hardware, game jaringan dan masih banyak lainnya. disini saya memakai conector RJ-45,mengapa tidak RJ-11 karena RJ-11 itu sendiri dipakai untuk sambungan cable telepon oleh karena itu khusus untuk jaringan saya memakai cable RJ-45.


adapun kebutuhan kebutuhan untuk membuat jaringan antar 3 komputer ini di butuhkan

1. 3 buah komputer pc dengan sistem operasi
2. 2 buah lan card
3. kabel UTP dengan panjang secukupnya
4. 2 buah conector RJ-45
5. software ethreal dan libpcap
6. satu buah hub atau switch
7. tang crimping

dalam memasang atau pemasangan konektor RJ-45 pada kabel UTP terdapat dua cara untuk menyusun urutan kabelnya yaitu susunan straight dan susunan cross.


SUSUNAN STRAIGHT

susunan straight ini digunakan pada jaringan komputer Lan biasa menggunakan hub atau switch.
pada susunan kabel UTP straight, kabel yang dipasangkan sesuai dengan nomor urutanyaitu pada kabel nomor 1 di ujung satu dihubungkan dengan nomor satu di ujung lain begitu pula dengan semua kabel yang lain


adapun warna untuk straight urutan warna pertama adalah :

1. putih hijau
2. hijau
3. putih biru
4. biru
5. putih orange
6. orange
7. putih coklat
8. coklat


SUSUNAN CROSS

susunan cross ini di gunakan untuk jaringan antar dua komputer tanpa menggunakan hub.

susunana cross berbeda dengan susunan kabel straight,pada kabel cross ujung-ujung kabel yang dihubungkan memiliki urutan yang tidak selalu sama urutan kabel nomor 1 dihubungkan dengan urutan nomor 3 di ujung yang lain urutan kabel 2 dengan urutan nomor 6 di ujung lain sedangkan urutan nomor 4,5,7,8 di hubungkan dengan nomor yang sama.


Adapun warna urutan kabel UTP cross dari kiri ke kanan adalah

1. Putih orange
2. Orange
3. Putih hijau
4. Biru
5. Putih biru
6. Hijau
7. Putih coklat
8. coklat


cara pembuatan kabel UTP :

  • potong kabel utp secukupnya
  • setelah itu pada bagian kulit luar kupas dengan menggunakan tang crimping,setelah proses tersebut selesai maka tahap selanjutnya yaitu ratakan cabel ujung sehingga kabel tersebut lurus bagian-bagian yang akan di masukan.
  • setelah itu ambil conector RJ-45 untuk memasukan kabel UTP yang telah di luruskan ujungnya, ingat pada waktu memasukan kabel UTP kita harus benar-benar memastikan bahwa warna cable tersebut sesuai dengan susunan yang akan di pasang,entah itu susunan straight maupun susunan cross.
  • setelah proses mamasukan kabel UTP ke dalam conector RJ-45 selesai maka selanjutnya kabel tersebut kita ujikan dengan menggunakan test cable, bila kabel UTP tersebut menyala dengan susunan yang benar maka kabel tersebut layak untuk di pakai dalam jaringan ethernet.

PERTANYAAN DAN TUGAS

1. Apakah fungsi ARP dan bagaimana cara kerja dari ARP itu?paparkan
2. terangkan fungsi subnet pada IP addressing!

jawab:

  1. ARP (Address Resolutio Protocol) adalah sebuah protokol dalam TCP/IP Protocol Suite yang fungsinya bertanggungjawab dalam melakukan resolusi alamat IP ke dalam alamat Media Access Control (MAC Address). ARP didefinisikan di dalam RFC 826. Secara internal ARP melakukan resolusi address tersebut dan ARP berhubungan langsung dengan Data Link Layer. ARP mengolah sebuah tabel yang berisi IP-address dan Ethernet Card. Dan tabel ini diisi setelah ARP melakukan request (broadcast) ke seluruh jaringan.Misal user host tertentu menjalankan perintah telnet (telnet merupakan perintah di linux yang dipakai untuk menjalankan mesin tertentu dari mesin lainnya) dengan host foghorn ($telnet foghorn) . Setelah user menjalankan command telnet, maka sistem akan mengecek ARP cache untuk menentukan phisical addres yang dimaksud. Jika informasi ini adalah tidak ditemukan, kemudian host akan mengeluarkan suatu ARP khusus meminta paket. ARP Request dikapsulkan dengan semua informasi yang dibutuhkan kecuali physical addrees tujuan karena memang host tidak tahu tujuannya dimana. Untuk phisical address host akan broadcast ke jaringan, karena broadcast maka semua system pada local network akan menguji request tersebut. Paket ARP request/Reply mempunyai format yang sama. Informasi ini bisa ditangkap oleh software sniffer tcpdump.ARP Cache Tadi sedikit disinggung, bahwa setelah menjalankan command telnet maka host akan mengecek ARP Cache. ARP cache bisa dikatakan sebagai tabel IP dan host serta phisical adrees komputer. ARP cache akan bertambah jika ARP Request mendapat jawaban. ARP Cache ini diatur secara dinamik oleh kernel. Untuk melihat bisa pakai command arp –a. Kita bisa melakukan penghapusan sebuah entry ARP dengan arp –d hostname.
  2. sebelum saya jawab tentang fungsi IP, kita telusuri dulu apasih IP itu sendri,nah disini saya akan menjawab nya IP itu sendiri adalah sebuah nomor yang digunakan untuk akses ke Internet atau suatu jaringan komputer. Setiap komputer yang terhubung dengan internet atau jaringan harus memiliki nomor IP yang berbeda (unik). IP itu sendiri ditentukan oleh Subnetmask, fungsi dari subnetmask ini adalah untuk membedakan bagian mana dari IP tersebut disebut network dan bagian mana yang disebut dengan host.

Contoh dari subnetmask : 255.255.255.0 atau FF.FF.FF.0 atau dapat ditulis dengan prefix /24 disini cara penulisan yang kita gunakan adalah dengan menggunakan prefix "/" . sedangkan untuk fungsi subnet itu adalah berfungsi sebagai pengenalan kepada network ID. Setiap subnet mask mempunyai 32 bit alamat. Contoh Subnet #1Sebuah perushaan mempunyai nomor network 193.1.1.0/24 dan dibutuhkan 6 subnet. Besarnya subnet harus mendukung 25 host.

Penyelesaian.

Tahap pertama kita harus ketahui berapa bit yang dibutuhkan 6 subnet, dicari dengan melihat kelipatan dua (2,4,8,16,32,64,dst). Disini terlihat bahwa untuk persis sama dengan 6 tidak ada kita harus pilih bilangan yang atasnya (8) atau 23 ada 2 tersisa dapat digunakan untuk kebutuhan masa yang akan datang. Disini 23 berarti kita butuh 3 bit untuk membentuk extended subnet, contoh diatas subnettingnya /24 berarti extendednya adalah /27 untuk jelasnya dapat dilihat gambar di bawah ini.

MIKROTIK ROUTER

Device atau perangkat yang digunakan untuk proses routing biasa disebut router. Router terdiri dari hardware & software keduanya harus terpasang dengan sejalan atau sinkron supaya bisa bekerja dengan baik. Router bisa kita peroleh dengan cara memakai langsung tanpa harus install system dengan menggunakan router broadband atau kita bisa menggunakan komputer untuk membuat router dengan cara menginstall system operasi atau software untuk membuat router dengan catatan hardware pun mendukung untuk proses routing. Mikrotik adalah salah satu vendor baik hardware dan software yang menyediakan fasilitas untuk membuat router. Salah satunya adalah Mikrotik Router OS, ini adalah Operating system yang khusus digunakan untuk membuat sebuah router dengan cara menginstallnya ke komputer. Fasilitas atau tools yang disediakan dalam Mikrotik Router Os sangat lengkap untuk membangun sebuah router yang handal dan stabil.
Mikrotik routerOS adalah sistem operasi dan perangkat lunak yang dapat digunakan untuk menjadikan komputer biasa menjadi router network yang ha ndal,mencakup berbagai fitur yang dibuat untuk ip network dan jaringan wireless.
Mikrotik dapat digunakan dalam 2 tipe, yaitu dalam bentuk perangkat keras dan perangkat lunak. Dalam bentuk perangkat keras, Mikrotik biasanya sudah diinstalasi pada suatu board tertentu, sedangkan dalam bentuk perangkat lunak, Mikrotik merupakan satu distro Linux yang memang dikhususkan untuk fungsi router.
Fitur-fitur tersebut diantaranya : Firewall & Nat, Routing, Hotspot, Point to Point Tunneling Protocol, DNS server, DHCP server, Hotspot, dan masih banyak lagi fitur lainnya.
Komputer yang akan digunakan sebagai router network cukup dengan spesifikasi menengah,Mikrotik dipergunakan pada cpu Pentium III 800 Mhz, RAM 512 mb dan hdd 10 Gb sebagai firewall dan hotspot server untuk melayani sekitar 150 user.
pastikan komputer yang akan dipergunakan memiliki minimal satu ethernet card.Setelah proses booting selesai maka akan muncul tampilan berikut:

Tampilan diatas adalah pilihan paket-paket yang akan di install, tekan 'a' untuk menginstall semuanya dan diteruskan dengan menekan 'I' untuk melanjutkan proses instalasi.
Proses instalasi dilanjutkan dengan pembuatan partisi dan format harddisk, harap diingat bahwa mikrotik akan mengambil semua space yang ada di harddisk. karena itu tidak disarankan utk menginstall mikrotik pada harddisk operasional yang berisi data-data

Setelah melakukan pembuatan partisi dan memformat harddisk maka tahap terakhir adalah menginstall paket-paket yang dipilih pada awal tadi ke dalam harddisk. setelah selesai tekan enter untuk reboot.
Mikrotik yang baru saja di download dan di install adalah versi shareware yang hanya bisa dipergunakan sementara dan akan bisa dipergunakan lebih lanjut bila melakukan registrasi terlebih dahulu

Mikrotik telah selesai di install, dan bisa dipergunakan dengan login sebagai user admin dan tanpa password.
Selanjutnya adalah setting network, sebagai contoh mikrotik akan diberi alamat ip 192.168.202.1 dengan netmask 255.255.255.0. Untuk itu ketikkan pada console perintah berikut

/ip address add address=192.168.202.1 broadcast=192.168.202.255 network=192.168.202.0 netmask=255.255.255.0 interface=ether1


Routing untuk 2 isp

Routing untuk 2 isp atau lebih ini bisa kita analogikan ketika kita dihadapkan pada masalah memakai 2 atau lebih koneksi, salah satu permasalahannya juga adalah apabila isp pertama memberikan banwidth yang berbeda dengan isp yang kedua, hal ini bisa kita lakukan dengan mikrotik yaitu dengan membagi atau balance paket data ( Static Equal Cost Multi-Path Routing ) .

Contoh perintah konfigurasi : ip route add gateway=192.168.1.1,192.168.2.1,192.168.2.1
Perintah diatas mendefinisikan bahwa besar bandwidth dari gateway 192.168.2.1 lebih besar 2 kali dari bandwidth yang didapat dari gateway 192.168.1.1 , jadi bisa diartikan untuk routing lebih dari 1 isp ini harus diketahui besar bandwith mana yang lebih besar yang diberikan setelah itu kita bisa memasukan konfigurasi seperti diatas.

Network Address Translation

IP address sebagai sarana pengalamatan di Internet semakin menjadi barang mewah dan ekslusif. Tidak sembarang orang sekarang ini bisa mendapatkan IP address public dengan mudah. Oleh karenaitulah dibutuhkan suatu mekanisme yang dapat menghemat IP address. Logika sederhana untuk penghematan IP address ialah mdengan meng-share suatu nomor IP address public ke komputer client lainnya. Atau dengan kata lain beberapa komputer bisa mengakses Internet walau kita hanya memiliki satu IP address public. Salah satu Mekanisme itu disediakan oleh Network Address Translation (NAT)

Bentuk perintah konfigurasi :

ip firewall nat add chain=srcnat
action=masquerade

out-interface= { ether yang langsung terhubung ke internet langsung atau public }


Transparent Proxy Server
Proxy server merupakan program yang dapat mempercepat akses ke suatu web yang sudah diakses oleh komputer lain, karena sudah di simpan didalam caching server. Transparent proxy menguntungkan dalam management client, karena system administrator tidak perlu lagi melakukan setup proxy di setiap browser komputer client karena redirection dilakukan otomatis di sisi server.

Bentuk perintah konfigurasi :

Setting web proxy :
-
ip proxy set enable=yes
port={ port yang mau digunakan }
maximal-client-connections=1000
maximal-server-connections=1000
-
ip proxy direct add src-address={ network yang akan di NAT}

action=allow
-
ip web-proxy set parent-proxy={proxy parent/optional}

hostname={ nama host untuk proxy/optional}

port={port yang mau digunakan}

src-address={ address yang akan digunakan untuk koneksi ke parent proxy/default 0.0.0.0}
transparent-proxy=yes
max-object-size={ ukuran maximal file yang akan disimpan sebagai cache/default 4096 in Kilobytes}
max-cache-size= { ukuran maximal hardisk yang akan dipakai sebagai penyimpan file cache/ unlimited | none | 12 in megabytes}
cache-administrator={ email administrator yang akan digunakan apabila proxy eror, status akan dikirim ke email tersebut}
enable==yes

ip web-proxy print={ untuk melihat hasil konfigurasi web-proxy}
ip web-proxy monitor ={ untuk monitoring kerja web-proxy}


DHCP Server
DHCP merupakan singkatan dari Dynamic Host Configuration Protocol, yaitu suatu program yang memungkinkan pengaturan IP Address di dalam sebuah jaringan dilakukan terpusat di server, sehingga PC Client
tidak perlu melakukan konfigurasi IP Addres. DHCP memudahkan administrator untuk melakukan pengalamatan ip address untuk client.
Bentuk perintah konfigurasi :

ip dhcp-server setup
dhcp server interface = { interface yang digunakan }
dhcp server space = { network yang akan di dhcp }
gateway for dhcp network = { ip gateway }
address to give out = { range ip address }
dns servers = { name server }



JARINGAN MULTI HOP / INTERNET WORKING

Pada modul sebelumnya kita telah membahas tentang Lokal Area Network (LAN). Setelah faham tentang network secara lokal, kita sekarang akam mempelajari tentang jaringan yang lebih besar. Jaringan yang besar sebenarnya merupakan kumpulan dari jaringan yang kecil. Yang akan kita bahas disini adalah cara kita menghubungkan jaringan-jaringan kecil menjadi jaringan yang besar. Menghubungkan jaringan satu dengan jaringa yang lain inilah yang biasanya disebut dengan internetworking.Fungsi Utama Router




Devais penghubung jaringan
devais ini secara umum dibagi dalam beberapa katagori:
1. repeater
2. bridge
3. router
4. switch
5. converter


Dari kelima katagori devais di atas, lebih mudah menentukan kapan menggunakan repeater, switch, dan konverter dalam situasi internetwork. Keputusan mengenai pemilihan penggunaan router atau bridge merupakan keputusan yang lebih sulit.


Router adalah sebuah alat jaringan komputer yang mengirimkan paket data melalui sebuah jaringan atau Internet menuju tujuannya, melalui sebuah proses yang dikenal sebagai routing. Proses routing terjadi pada lapisan 3 (Lapisan jaringan seperti Internet Protocol) dari stack protokol tujuh-lapis OSI.
Fungsi Router berfungsi sebagai penghubung antar dua atau lebih jaringan untuk meneruskan data dari satu jaringan ke jaringan lainnya. Router berbeda dengan switch. Switch merupakan penghubung beberapa alat untuk membentuk suatu Local Area Network (LAN).

Analogi Router dan Switch
Sebagai ilustrasi perbedaan fungsi dari router dan switch adalah switch merupakan suatu jalanan, dan router merupakan penghubung antar jalan. Masing-masing rumah berada pada jalan yang memiliki alamat dalam suatu urutan tertentu. Dengan cara yang sama, switch menghubungkan berbagai macam alat, dimana masing-masing alat memiliki alamat IP sendiri pada sebuah LAN.

Router sangat banyak digunakan dalam jaringan berbasis teknologi protokol TCP/IP, dan router jenis itu disebut juga dengan IP Router. Selain IP Router, ada lagi AppleTalk Router, dan masih ada beberapa jenis router lainnya. Internet merupakan contoh utama dari sebuah jaringan yang memiliki banyak router IP. Router dapat digunakan untuk menghubungkan banyak jaringan kecil ke sebuah jaringan yang lebih besar, yang disebut dengan internetwork, atau untuk membagi sebuah jaringan besar ke dalam beberapa subnetwork untuk meningkatkan kinerja dan juga mempermudah manajemennya. Router juga kadang digunakan untuk mengoneksikan dua buah jaringan yang menggunakan media yang berbeda (seperti halnya router wireless yang pada umumnya selain ia dapat menghubungkan komputer dengan menggunakan radio, ia juga mendukung penghubungan komputer dengan kabel UTP), atau berbeda arsitektur jaringan, seperti halnya dari Ethernet ke Token Ring.

Router juga dapat digunakan untuk menghubungkan LAN ke sebuah layanan telekomunikasi seperti halnya telekomunikasi leased line atau Digital Subscriber Line (DSL). Router yang digunakan untuk menghubungkan LAN ke sebuah koneksi leased line seperti T1, atau T3, sering disebut sebagai access server. Sementara itu, router yang digunakan untuk menghubungkan jaringan lokal ke sebuah koneksi DSL disebut juga dengan DSL router. Router-router jenis tersebut umumnya memiliki fungsi firewall untuk melakukan penapisan paket berdasarkan alamat sumber dan alamat tujuan paket tersebut, meski beberapa router tidak memilikinya. Router yang memiliki fitur penapisan paket disebut juga dengan packet-filtering router. Router umumnya memblokir lalu lintas data yang dipancarkan secara broadcast sehingga dapat mencegah adanya broadcast storm yang mampu memperlambat kinerja jaringan.


Jenis-jenis router
Secara umum, router dibagi menjadi dua buah jenis, yakni:

1. Static router (router statis): adalah sebuah router yang memiliki tabel routing statis yang diset secara manual oleh para administrator jaringan.

2. Dynamic router (router dinamis): adalah sebuah router yang memiliki dab membuat tabel routing dinamis, dengan mendengarkan lalu lintas jaringan dan juga dengan saling berhubungan dengan router lainnya.

Router versus Bridge Cara kerja router mirip dengan bridge jaringan, yakni mereka dapat meneruskan paket data jaringan dan dapat juga membagi jaringan menjadi beberapa segmen atau menyatukan segmen-segmen jaringan. Akan tetapi, router berjalan pada lapisan ketiga pada model OSI (lapisan jaringan), dan menggunakan skema pengalamatan yang digunakan pada lapisan itu, seperti halnya alamat IP. Sementara itu, bridge jaringan berjalan pada lapisan kedua pada model OSI (lapisan data-link), dan menggunakan skema pengalamatan yang digunakan pada lapisan itu, yakni MAC address. Lalu, kapan penggunaan bridge jaringan dilakukan dan kapan penggunakan router dilakukan? Bridge, sebaiknya digunakan untuk menghubungkan segmen-segmen jaringan yang menjalankan protokol jaringan yang sama (sebagai contoh: segmen jaringan berbasis IP dengan segmen jaringan IP lainnya). Selain itu, bridge juga dapat digunakan ketika di dalam jaringan terdapat protokol-protokol yang tidak bisa melakukan routing, seperti halnya NetBEUI. Sementara itu, router sebaiknya digunakan untuk menghubungkan segmen-segmen jaringan yang menjalankan protokol jaringan yang berebeda (seperti halnya untuk menghubungkan segmen jaringan IP dengan segmen jaringan IPX.)

Router berfungsi sebagai penghubung antar dua atau lebih jaringan untuk meneruskan data dari satu jaringan ke jaringan lainnya. Router berbeda dengan switch. Switch merupakan penghubung beberapa alat untuk membentuk suatu Local Area Network (LAN)

WINDOWS NETWORKING DALAM SISTEM TCP / IP

Praktikum pertemuan ke tiga membahas sistem TCP / IP

Windows networking dikembangkan secara terpisah dengan TCP /IP,berjalan pada sistem yang berbeda dan hanya baru - baru ini saja dikembangkan agar bisa berjalan bersama dengan TCP / IP.
Windows networking adalah sebuah set protokol spesifik yang digunakan oleh komputer berbasis windows untuk melakukan sharing sumber
daya dalam sebuah LAN atau WAN.Kita dengan mudah menghubungkan LAN,mekanisme shring akan bekerja secara otomatis.kita tidak perlu membuat file sever ,Semua PC pada LAN melakukan sharing resources sebagai peer to peer network.
Pada implementasinya windows networking menggunakan nama dan bukan nomor IP sebagai referensi utama suatu komputer dan resouce lainya.Hal ini sangat berkebalikna dengan TCP / IP di mana sebuah nomor IP dari sebuah komputer merupakan hal yang sangat penting dan hostname hampir selalu merupakan hal yang penting.

Pelacakan netBIOS name Registration
Salah satu resolusi nama pada net BIOS networking adalah dengan melakukan broadcast Name Registation Request pada medium lokalnya.Menuju kek IP addres broadcast.Registrasi ini dinamakan name claim.Semua mesin pada subnet yang sama akan mendengar request ini ,kemudian jika mesin lain tidak mengirim respon maka peminta bisa menggunakan nama ini

Pelacakan netBIOS Name Resolution
Kebalikan dari proses registrasi nama adalah query yang disebut juga name resolution.ketika asebuah mesin me-resolve sebuah netBIOS ke dalam nomor IP ia membroadcast pada alamat broadcast sub net.Jika ada mesin lain yang terdaftar sebagai nama itu ia merespon dengan IP numbernya kepada peminta.Jika tidak maka peminta akan mengetahui bahwa tidak ada PC dengan nama itu

MEMBANGUN JARINGAN ETHERNET HOP TUNGGAL DENGAN PROTOKOL TCP/IP

Pada praktikum pertemuan kedua membahas cara menyambungkan 2 buah komputer dengan kabel utp.
Dengan cara sebagai berikut:
1. Sambungkan kabel pada komputer masing – masing
2. Setelah kabel tersambung kemudian masukan IP address masing – masing komputer.aktifkan control panel networking conection
3. Pada local area conection klik kanan propertis kemudian akan muncul jendela.
4. Setelah memasukan IP address cek apakah kedua komputer tersebut sudah terhubung atau tidak
5. Masuk ke command promt.kemudian ketik ping 192.168.1.0
6. Jika telah terkoneksi maka akan muncul reply.

Pertanyaan dan tugas:
1. Apakah fungsi ARP dan bagaimana cara kerja dari ARP itu?paparkan
2. terangkan fungsi subnet pada IP addressing!
jawab:
1. ARP (Address Resolutio Protocol) adalah sebuah protokol dalam TCP/IP Protocol Suite yang fungsinya bertanggungjawab dalam melakukan resolusi alamat IP ke dalam alamat Media Access Control (MAC Address). ARP didefinisikan di dalam RFC 826. Secara internal ARP melakukan resolusi address tersebut dan ARP berhubungan langsung dengan Data Link Layer. ARP mengolah sebuah tabel yang berisi IP-address dan Ethernet Card. Dan tabel ini diisi setelah ARP melakukan request (broadcast) ke seluruh jaringan.Misal user host tertentu menjalankan perintah telnet (telnet merupakan perintah di linux yang dipakai untuk menjalankan mesin tertentu dari mesin lainnya) dengan host foghorn ($telnet foghorn) . Setelah user menjalankan command telnet, maka sistem akan mengecek ARP cache untuk menentukan phisical addres yang dimaksud. Jika informasi ini adalah tidak ditemukan, kemudian host akan mengeluarkan suatu ARP khusus meminta paket. ARP Request dikapsulkan dengan semua informasi yang dibutuhkan kecuali physical addrees tujuan karena memang host tidak tahu tujuannya dimana. Untuk phisical address host akan broadcast ke jaringan, karena broadcast maka semua system pada local network akan menguji request tersebut. Paket ARP request/Reply mempunyai format yang sama. Informasi ini bisa ditangkap oleh software sniffer tcpdump.ARP Cache Tadi sedikit disinggung, bahwa setelah menjalankan command telnet maka host akan mengecek ARP Cache. ARP cache bisa dikatakan sebagai tabel IP dan host serta phisical adrees komputer. ARP cache akan bertambah jika ARP Request mendapat jawaban. ARP Cache ini diatur secara dinamik oleh kernel. Untuk melihat bisa pakai command arp –a. Kita bisa melakukan penghapusan sebuah entry ARP dengan arp –d hostname.
2. sebelum saya jawab tentang fungsi IP, kita telusuri dulu apasih IP itu sendri,nah disini saya akan menjawab nya IP itu sendiri adalah sebuah nomor yang digunakan untuk akses ke Internet atau suatu jaringan komputer. Setiap komputer yang terhubung dengan internet atau jaringan harus memiliki nomor IP yang berbeda (unik). IP itu sendiri ditentukan oleh Subnetmask, fungsi dari subnetmask ini adalah untuk membedakan bagian mana dari IP tersebut disebut network dan bagian mana yang disebut dengan host